This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label iblis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label iblis. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 November 2012

Erotisme Kemenag dan SDA Selingkuh Diatas Sajadah



13489267112117677677
Bagi Wolfe, Haji adalah ritual yang komfrehensif di antara lima rukun Islam. Persaksian, salat, puasa, dan zakat sama-sama berbagi menanggung basis etika. Haji melampaui semua itu, melampuai masyarakat. Makna di dalamnya adalah sebagai titik balik, suatu ritual perjalanan yang diselesaikan dengan dua kaki. mengagumi peluh dan simbol-simbol yang mengalir bersama. Michael Wolfe, seorang muallaf Amerika, yang hidup dalam keluarga non-muslim; ayahnya Yahudi dan ibunya Kristen.
Konklusi wolfe diatas mewakili segelintir kerinduan nan suci jutaan ummat Islam agar dapat panggilan berhaji, kerinduan tidak dapat disangka kehadirannya, makna Panggilan suci dapat berbeda tetapi kerinduan, Kepatuhan adalah sikap hati bahagian tak terpisahkan dalam setiap langkahnya. Kenikmatan tak berukur diatas Inilah menjadi salah satu motif Departemen Agama dengan Kemenag Surya dharma Ali untuk merengkuh kepuasan material tak terbatas, isu kenikmatan surgawi telah menghipnotis jutaan Perindu panggilan Tuhan yang menjadi jualan  Depag dan Ketum Partai PPP berpelukan demi meraup dana-dana kerinduan atas panggilan tuhan.
Sajadah suci kerinduan Manusia atas panggilan Tuhannya menjadi ajang Pemuasan birahi kekuasaan dan uang oleh Surya Dharma Ali dan Depag, tak tanggung-tanggung perselingkuhan itu berlanjut ke birahi-birahi perekrutan 12 juta Kader Partai PPP agar dapat merengkuh syahwat kursi Presiden, kegenitan syahwatjelang  kompetisi kandidasi kursi Presiden menggoda siapa pun untuk melakukan apa saja, agar dapat menjamah goyangan kursi Presiden yang sexy nan hot..hmhhhh..
Owhkhhkh… begitu Dahsyat hentakan dan goyangan birahi diatas Sajadah, 2 juta para Perindu Suci harus membayar 5 sampai 17 tahun menahan kerinduannya, akan kah kerinduan itu terjawab di kehidupan ini? Atau kerinduan menjadi beban di kehidupan lain? Terbersit Tanya keresahan; 25 juta tiada arti bagi Para Perindu, tetapi bagi para pemuja Birahi kekuasaan dan Partai, Tetesan dan bulir-bulir 2 juta x 25 juta sama dengan 50 Triliun, rasionalitas Agama dan pesan Suci Kenabian jadi gombal murahan sebab sajadah Suci akan sangat empuk membungkus segala sensasi kebinalan dan kebinatangan. SDA yang keranjingan dan lupa diri seakan-akan telah menghisap “heroin” dan menelan “Pil” extacy berbutir-butir….

Tema kekuasaan pembalut daftar Tunggu Haji begitu efektif meracuni dan menghinakan Panggilan Tuhan, perselingkuhan antara syahwat kekuasaan SDA dan birahi despotis Birokrasi DEPAG menjadi tontonan yang sangat Vulgar, Kepasrahan jutaan perindu menjadi korban kebinalan SDA dan Depag, Sucinya rindu dan Sajadah ternoda oleh hamburan syahwat,  Para Pemuja Kekuasaan dan Birokrasi Despotik malah kelihatan kurus berebut dan terus bermimpi untuk dapat mencicipi sensasi erotisme di atas Sajadah….
kelesuan Para perindu yang telah dijauhkan dari Pesan Suci Tuhan yangmemerintahkan Ibrahim AS Memanggil kepada umat manusia menunaikan haji di Baitullah, “Dan serulah umat manusia untuk datang mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang ke (Rumah Allah)mu dengan berjalan kaki, dengan berkenderaan berjenis-jenis unta yang kurus, yang datangnya dari berbagai jalan (ceruk rantau) yang jauh”

Membongkar Kedzhaliman SDA dan Kementerian Agama



Aku sebuah instansi Negara yang dipekerjakan untuk membina keagamaan dus kerukunan beragama di negeri keberagaman agama dan keyakinan, Negeri yang mayoritas manusianya beragama Islam dimana aku sendiri ber-KTP “Islam’ membuat Aku bisa leluasa mengatur sana sini atas nama ‘Islam’ plus Tuhan, Aku pun bicara dengan dan atas Nama Negara, Agama dan Tuhan, aku semakin berkuasa sebab berhadapan dengan manusia-manusia yang mengagung-agungkan Negaranya, Agamanya, Tuhannya. Maka aku adalah penguasa kekuasaan, kitab Suci bisa aku tafsir sesuai kehendak aku, karna aku adalah kekuasaan, Kebenaran dan Kejahatan bagi Aku adalah sesuai digit‘fulus’ karena kuasa adalah royalty. DULU Aku di panggil DEPARTEMEN AGAMA, sekarang aku KEMENTERIAN AGAMA maka Panggil Aku DEPAG atau KEMENAG, boleh..
Panggil Aku Depag, yang Berkuasa dan punya banyak Prestasi, Aku selama bertahun-tahun berkuasa mengkriminalkan orang-orang yang berangkat Haji dengan Paspor Hijau yang Resmi karena menolak Paspor Depag, orang-orang itu aku kampanyekan Haji Ilegal, Haji Kriminal,PENJAHAT tapi black kampanye paspor Hijau harus berhenti oleh Kerajaan Arab Saudi Paspor coklat DEPAG yang isinya 5 lembar ditolak dan tidak berlaku, kriminalisasi itu harus berhenti bukan karena desakan dalam negeri tapi Luar negeri. Karena Aku, Depag penguasa Negeri kepatuhan,
Panggil Aku Depag, karena aku punya kekuasaan, plus Stempel “Tuhan” maka aku Bebas mencap dan mencaplok apa saja, karena Aku masuk ke kehidupan setiap manusia di negeri ini, maka Kelahiran, Perkawinan sampai, Persenggamaan, pun kematian dan Pasca kematian seseorang adalah sebagian kecil kekuasaanku. Maka panggil Aku’ Depag’. Prestasiku masih berlanjut, semua orang yang akan bertemu tuhannya harus di stempel oleh Aku, orang mau berhaji harus lapor sama Aku, maka siapa Pun yang tidak memakai namaku untuk bertemu Tuhannya, aku sebut mereka Haji Ilegal, atau Penjahat, pendatang ilegal, pendatang Gelap, Aku sebut mereka Haji Kriminal.
Panggil Aku Depag, tahun 2004 Aku mengharuskan setiap orang yang akan berhaji harus masuk antrian, ongkos Antri aku tetapkan 20 Juta, lalu tahun 2008 Aku Naikkan lagi ongkos Antri 25 juta, aku DEPAG semakin berkuasa, semua Orang yang berangkat haji tanpa di stempel oleh Ku maka itu Haji Ilegal,Haji DILUAR JAlurku adalah tindakan Kriminal dan aku Perintahkan tangkapi, kutebar terror pada mereka. Kerajaan Arab Saudi sebagai pemilik Sah Stempel berhaji telah kuhinakan, AKu Pemilik Tanah Suci, Aku Penguasa Di Indonesia tapi kekuasaanku melintasi Benua, sebab Aku Depag.
Aku beranjak jadi Raja Duit, Bank-Bank datang memohon padaku, 45 Triliun di tahun 2011 ada ditanganku, menggoda semua Bank untuk bisa disimpan pada brankas mereka, Aku Depag pun mendapat kemewahan Service dari bank.Fasilitas dewa disiapkan Bank-bank untuk Aku, karena Aku Depag. Segala Rayuan bank mendatangi siang malam, lezatnya 45 Triliun mengharuskan bank-bank member Aku semua Kelezatannya, sebab Aku Depag adalah Bank terbesar yang menarik duit bermodal stempel Tuhan, siapa pun yang ingin berjumpa dan menyapa Panggilan Tuhan harus dan Harus melewati jembatanku, Waiting List adalah Jalan Ku, siapa pun yang tidak di jalan ku maka mereka Penjahat, setiap Penjahatakan aku hancurkan, karena Aku depag, aku Pemegang Stempel Negara, Agama, Stempel Tanah Suci di Arab Saudi plus Stempel Tuhan.
Kerajaan Arab Saudi adalah Kekuasaan ku,Kriminalisasi adalah KeahliankuMaka siapa pun mau berangkat penuhi panggilan Tuhannya maka sebut namaku Depag, Depag, Depag dan Panggil AKU HAJI….

Panggil Aku Birokrat Hitam Kemenag